Tapak tuan, sebelumnya sudah tahukan
kamu dimana itu Tapak Tuan ? Tapak Tuan adalah salah satu daerah di Aceh,
tepatnya di Aceh Selatan. Bagi mereka yang sudah tahu apalagi sudah pernah berkunjung
kesana, tentulah mereka tahu betapa indahnya alam disana, dengan alam yang
masih terjaga, serta adat istiadat yang masih terjalankan.
Kebetulan kampung halaman kedua
orangtuaku itu di Tapak Tuan, dan bertepatan pada tanggal 26 Agustus 2016 aku
pulang kesana setelah terakhir kali aku pulang sekitar 6 tahun yang lalu. Ya
banyak hal yang membuat ku lama sekali untuk tidak bisa pulang kesana. Ya salah
satunya karena keterbatasan waktu yang aku miliki karena berkuliah, kalau sedang liburpun belum tentu orangtua
ku juga libur dan ingin pulang kesana, karena juga Tapak Tuan jarak tempuh
perjalanannya lumayan jauh dari tempat kami tinggal.
Kami pulang kesana dalam moment yang
sangat tepat, dalam rangka memenuhi undangan acara keluarga dari salah satu
anggota keluarga kami, dan pada saat itupun aku sedang libur, serta orangtua ku
pun telah jauh hari berencana untuk pulang hingga Ia bisa mempersiapkan ijin
dari kerjaannya.
Berangkat dari tempat tinggal ku
sekitar sore sekitar jam 3, ketika waktu Magrib kami sampai di Medan untuk menyambung
mobil yang kami naiki menuju Tapak Tuan, Aceh Selatan. Kebetulan jalan untuk
menuju Tapak Tuan bisa melalui 2 rute perjanan, bisa dari Aceh yang melewati
Meulaboh, biasa melalui Sumatra Utara yang melewati Medan. Kami sudah terbisa
melewati jalan memutar dari Sumatra Utara. Dari medan kami berangkat sekitar
jam 10 malam, dan sampai di Tapak Tuan sekitar jam 5.30 pagi.
Setelah perjalanan panjang kami
lewati, akhirnya sampailah kami di Tapak Tuan, di desa Batu Hitam, desa
tersebut terkenal dengan adanya sebuah tempat wisata air terjun yang bernama “Tingkek Tujuah” atau Tingkat Tujuh. Mengapa
bernama demikian ? karena air terjun tersebut bertingkat-tingkat sampai 7
tingkat, dan itu terbentuk secara alami.

Memang tidak bisa dipungkiri lagi,
panorama alam disana begitu indah.
![]() |
| Pantai ini tepat berada di belakang rumah penduduk. |
![]() |
| Di desa Panjutpian, Tapak Tuan, Air sungainya jernih dan bersih, sangking jernihnya sampai batu didasarnya pun kelihatan. |
![]() |
Tapak Tuan juga terkenal dengan hasil buminya, salah satunya buah pala, yaitu salah satu bahan yang biasa dipakai untuk rempah dalam sayuran. Masyarakat disana kerap kali mengolah buah pala tersebut menjadi obat, manisan, dan berbagai macam hal yang bermanfaat lainnya.
Tapak Tuan juga yang di kenal sebagai Kota Naga ini juga pernah di singgahi oleh mantan wakil presiden RI 1 yaitu Drs. Mohammad Hatta, dalam rangka keliling Aceh untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, pada tahun 1953.
![]() |
| Tempat ini dikenal dengan nama "Jambo Hatta", disinilah dahulu Drs. Mohammad Hatta sempat singgah dan beristirahat dalam perjalanannya keliling Aceh. |
Sebenarnya masih banyak sekali tempat yang belum sempat aku kunjungi disana, karena keterbatasan waktu yang aku miliki, tapi ya lumayan lah untuk liburan dan melepas kepenatan karena pusing kuliah.
Sooo... Indonesia itu luas, masih banyak tempat di Indonesia ini yang indah dan bisa kita kunjungi, salah satunya seperti Kota Naga, Tapak Tuan, di Aceh Selatan.












