Friday, April 21, 2017

Proses




Lama sudah aku enggak update tulisan di blog ini, hampir sekitar 2 bulan sepertinya. Hehe ya biasalah seperti para blogger, ketika rasa bosan melanda, lalu enggak tau topik bahasan apa yang mau di tulis, jumpa topik bahasan tapi ketika mau mulai ngetiknya malah udah surut semangatnya. Apa lagi buat pemula seperti aku yang hanya ngeblog untuk sekedar iseng-iseng untuk melepas unek-unek dan stress.

Sebenarnya beberapa hari dan minggu kebelakang telah banyak moment yang telah aku jalani, bingung mau nulis yang mana dulu, kebanyakan bingungnya ya hehe.

Oke mari aku ringkas aja dari semua yang telah aku alami. Dari semua moment yang telah terjadi beberapa waktu kebelakang ini aku menemukan satu kesimpulan, yaitu, aku harus lebih dewasa dan berfikir dewasa.

Kenapa itu kesimpulannya ?. Ya, jawaban dari semua yang telah aku alami ialah aku harus lebih dewasa, dan sebagai mahasiswa aku harus lebih berfikir intelektual.

Telah banyak kisah sukses yang kulihat. Mulai dari para tokoh-tokoh hebat, hingga teman-teman masa kecil ku yang mulai memunculkan namanya walau perlahan.

Yang kusadari adalah, aku mempunyai cita-cita yang besar, namun usaha ku masih terlalu dan teramat kecil.

Memang iya sih, ada yang mengatakan bahwasanya kamu sebagai pribadi tidak boleh membanding-bandingkan diri kamu dengan orang lain. Tapi kalau kita ngebanding-bandinginnya dengan hal yang positif yang orang lain buat, lalu kita juga ingin buat seperti orang itu bahkan lebih, tentunya dengan cara dan jalan kita sendiri, kan enggak ada salahnya. Bahkan bagus, membuat si malas menjadi bergerak, dan membuat si tak peka menjadi peduli akan sekitarnya.

Oke balik lagi, sebelumnya aku sudah mengatakan usahaku masih dibilang minim. Aku tak harus menyalahkan siapa-siapa. Allah subhanahu wata’ala telah memberikan banyak rahmat serta rezkinya padaku. Semua fasilitas tersedia.

Beberapa waktu kebelakang aku sempat membaca sebuah buku yang menceritakan tentang kisah hidup seseorang yang tinggal di daerah kawasan perang, hingga ia meraih sukses walau didalam keadaan yang bisa dibilang aku saja mungkin tak sanggup mengalaminya.

Semakin “kesini” aku makin sadar bahwa, ada banyak sekali tipe, sifat, dan tingkah pola manusia. Hingga menyadarkan aku, bahwa aku masih terlalu lugu akan dunia, aku hanya berputar-putar di situ-situ saja, hingga aku belum dapat memahami bagaimana dunia sebenarnya.

Kesadaran-kesadaran ini yang membuatku tersadar bahwasanya aku tak bisa begini-gini terus, aku harus lebih peka, aku harus lebihkan usaha ku, tekad ku, ibadah ku, do’a ku pada Allah Azza wa Jalla.

Ya namanya manusia, proses itu hal yang pasti. Setiap orang berproses, setiap orang tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik tentunya dengan proses dan banyak liku penyadaran yang ia alami di dalam kehidupannya.

Bukankah bunga-bunga yang kau lihat indah sudah mengalami banyak proses sebelum pandanganmu terpaku akan indahnya ?


Indah mu akan tampak ketika kau dekatkan diri pada sang Pencipta, Allah Azza wa Jalla.





Share:

0 comments:

Post a Comment